Dari awal acara audisi Indonesian Idol 5 ditayangin di RCTI, Papa serius banget nontonnya dan sangat menikmati. Di situ ada pengamen namanya Januarisman atau Aris ikut audisi dan terlihat ketika selesai Aris nyanyi Titi DJ sampe keluar air mata – saking bagusnya Aris. Sebelumnya Papa sering ngeliat Aris ngamen di kereta KRL ekonomi tujuan Bekasi – Jakarta Kota (ketauan Papa sering naek kereta ekonomi… ngirit, ya!) dan bilang kalo Aris ini emang punya kekuatan vokal yang luar biasa… powerful dan… poko’nya mantep!
Hingga pada tayangan panggung spektakuler Indonesian Idol di RCTI hari sabtu tanggal 2 Agustus 2008, yang tampil sudah dalam kategori 2 besar atau grand final dan cuma Aris dan Gisel yang ada di dalamnya. Apa yang terjadi? Ya… Aris-lah yang menjadi idola, dia terpilih menjadi The New Indonesian Idol musim ke 5 ini. Ga’ henti-hentinya Papa bilang, “Hebat… hebat… “, sambil geleng-geleng kepala dengan tangan yang terkepal ketika si Aris ini tampil sebagai pemenang.
Memang bukan cerita pertama kali di Indonesia, ketika kita melihat seseorang yang kemarin bukan siapa-siapa hari ini menjadi sesuatu yang menakjubkan. ‘From zero to hero‘ istilah nyohornya. Tapi bukan itu point-nya, sosok Aris yang cuman pengamen jalanan yang bisa dibilang kurang beruntung secara ekonomi sekarang ada dalam lingkaran orang berbakat Indonesian Idol – tanpa mengesampingkan aspek kerja keras dan ketulusan berusaha – adalah bukti kuasa Tuhan. Ketika Tuhan menghendaki sesuatu terjadi, maka akan terjadilah. Subhanallaah…









