Ga Tau Dari Mana…

Hari ini sahur terakhir puasa Ramadhan 1429 H (30 Sept’ 2008). Seperti biasa alarm dari ponsel Sony Ericsson K300 Papa, yang udah mulai lusuh tapi masih setia dibawa kemana-mana, diset jam 03.00 dini hari walupun aktualnya Aku, Papa dan Mama bergerak untuk santap sahur setengah jam kemudian karena memang sahur itu dianjurkan sedekat mungkin dengan signal imsakiyah sekitar jam 04.15.

Seperti kebiasaan puasa, tahun ini Papa sahur sambil nonton sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 2 di SCTV. Karena ini episode terakhirnya, maka Papa maksain harus nonton karena ingin tau ending-nya sehingga Mama dan Aku pun ikutan juga. Papa suka banget sinetronnya Deddy Mizwar ini, karena banyak mengandung nilai-nilai normatif yang disampaikan dengan suguhan patern sederhana dan membumi – walaupun teknisnya tak sesederhana keliatannya – tapi memiliki kandungan filosofi kehidupan positif yang mendalam.

Seperti ketika Ustad Ferry (Akri Patrio) masih kepingin ikut shooting film untuk ‘peran-peran kecil’ dengan alasan supaya ga’ mengganggu tugas utamanya sebagai Ustad, saat itu istri Ustad Ferry kasih pendapat kepada suaminya, Ustad Ferry. “Pa, memang…. shooting untuk peran-peran kecil tidak mengganggu waktu Papa untuk melayani umat. Tapi Mama takut, Papa jadi terbiasa melakukan hal-hal kecil ketimbang memikirkan hal-hal besar”, kata sang istri.
Atau ketika hansip Udin marah-marah ketika Pa’ Jalal, orang kaya dermawan yang diperankan oleh Jarwo Kwat, karena ga’ mengajaknya pergi berangkat haji bersama Pa’ Jalal. Setelah dinasehati oleh Ustad Ferry dan Asrul (orang paling miskin di kampung setting sinetron tersebut). Di akhir percakapan Asrul bilang sesuatu yang luar biasa ke Hansip Udin. “Kita bukan ahli duniawi, harta kita tidak punya maka kita bicara dengan yang kita punya…. Allah sang penguasa langit dan bumi!!!”. Dan banyak lagi kata-kata atau kalimat-kalimat yang punya arti mendalam di sinetron bagus ini.

Kembali ke episode terakhir sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 2. Ketika itu di Musholla At-Taufiq, Bang Jack (Deddy Mizwar), Juki (Isa Bajaj) dan Barong (Aden Bajaj) didatangi Pa’ Jalal dan mengajak meeting di Musholla. Kurang lebih gambaran adegan dan dialognya seperti berikut.
Di awal meeting Pa’ Jalal bilang, “Bang Jack… kepengen ga’ sholat berjama’ah dengan banyak orang dalam satu mesjid?”
”Ya, Pa’ Jalal. Tapi Musholla ini kecil mana mungkin, dan saya emang ngabayangin pengen bisa solat berjama’ah bareng ribuan orang”, kata Bang Jack.
”Tanggung amat, Bang Jack!”, samber Pa’ Jalal. “Bareng Jutaan orang, gitu! Emang Bang Jack kaga’ pengen sholat berjama’ah bareng saya dan jutaan umat muslim dari berbagai belahan dunia di Mekkah?”
”Maksud Pa’ Jalal kite sholat berjama’ah di Mekkah? Pergi haji, gitu… Kepengen bangat Pa’ Jalal, tapi tabungan saya masih jauh banget dan itu juga udah dipake buat biaya kelahiran istrinya si Asrul. Dan sekarang baru mulai dari nol lagi.” Bang Jack masih bingung dengan perkataan Pa’ Jalal.
”Bang Jack kaga usah pusing mikirin biaya, semua saya yang tanggung. Bang Jack cuma siapin badan ame koper aja. Gimana kaga enak!?” kata Pa’ Jalal dengan tawa khasnya yang terkesan sinis sementara air mata Bang Jack mulai meleleh dari kedua sudut matanya.

Cerita seperti ini banyak terjadi dan pasti akan dan pernah terjadi pada setiap manusia dalam dunia nyata dan dalam analogi yang berbeda-beda tentunya. Ketika kita melakukan sesuatu untuk kebaikan apalagi dampaknya sangat besar bagi kebaikan orang lain, maka Allah akan memberi balasan dengan kebaikan yang sangat jauh lebih besar. Walaupun kita tidak pernah tau kapan, dimana, dan melalui siapa akan disampaikan kepada kita.

Lagi kalimat bijaksana pada coda sinetron itu pun tak lepas dengan pesan mendalamnya, “Kita memang sering disibukkan dengan mengatur diri kita walaupun sebenarnya Allah telah mengatur hidup kita. Maka, sekarang kita kerjakan segala hal, beribadah dan berdoa kepada Allah dengan sebaik-baiknya… selanjutnya biar Allah yang mengatur hidup kita!!!

”Kira-kira seperti itulah isi sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 2 episode terakhir” kata Papa, sementara aku udah tidur lagi sama Mama…zzz…zzz…

Leave a Reply