Perubahan Itu Perlu

Bulan ramadhan 1430H itu telah berakhir… dengan masih banyaknya kekurangan yang belum dilakukan yang seharusnya dikerjakan pada bulan suci itu. Setelah melakukan perenungan yang biasanya datang ‘ga disengaja… sedih, dan ternyata memang sedih ketika bulan terbaik sepanjang tahun itu meninggalkan kita untuk berputar kembali mengikuti ‘Sunnatullah‘ berganti ke bulan berikutnya yang tentunya dengan segala kebaikannya.


Seiring cerita, datanglah bulan syawal yang diawali dengan dengan tanggal 1-nya yang kita kenal dengan Perayaan Idul Fitri… yang pada hakikatnya adalah hari kemenangan bagi kaum muslimin seantero jagad. “Ah… hidup ko’ kaya gini terus…” hati Papa berkata rada dalem, seakan ada sesuatu yang memaksa tanpa paksaan untuk melakukan sesuatu yang ‘lebih’ supaya hidup bisa lebih berarti dunia dan akhirat. Semua ini mungkin karena pengaruh dari yang sering Papa liat di TV yang menyuguhkan banyak acara penyegaran rohani sepanjang bulan puasa. Atau mungkin karena tersentuhnya bagian hati yang paling dalam ketika Papa memeluk orang-orang tersayang sesaat setelah sholat Id untuk bermaaf-maafan dan memperbaiki tali silaturahim. Kaya’nya semuanya itu memberikan kontribusi luar biasa untuk mengasah kearifan Papa, deh. Dan itu pengaruh positif!


“Semua hal positif harus dimulai sekarang juga walau cuma seujung kuku!” begitu yang sering diucapakan AA’ Gym, ketika masih sering muncul berdakwah di TV dulu. Dan kaya’nya Papa mencoba memulainya selepas Idul Fitri 1430H ini, walaupun aku ga tau persis apa yang dikerjakannya untuk memulai perubahan positif yang dimaksud. Tapi yang jelas… “Perubahan itu sangat perlu!…” kata Papa.
“Bener!” kataku setuju, “Apalagi untuk hal yang dapat semakin mendekatkan kita pada Sang Maha Kuasa…”


Tapi aku berdo’a… semoga Papa selalu ‘Istiqomah‘ dengan apa yang baru dimulainya itu, ya…. Amiin…”

Leave a Reply